20 Hari Perawatan, Ini Kondisi Terbaru Novel Baswedan

Novel Baswedan ketika dirawat di rumah sakit (Foto: kumparan.com)

SINGAPURA – Komisi Pemberantasan Korupsi menyampaikan terkait perkembangan kesehatan penyidik senior Novel Baswedan yang dirawat di salah satu rumah sakit di Singapura.

“Hari ini adalah hari ke-22 sejak penyidik kami, Novel Baswedan diserang dengan siraman air keras yg mengenai mata dan bagian wajah lainnya usai melaksanakan sholat Subuh berjamaah di Masjid dekat rumahnya,” ujar Febri Diansyah dalam pesan singkat yang diterima Rabu (3/5/2017).

Menurut Febri selama menjalani 20 hari perawatan intensif di Singapura, perkembangan perawatan Novel, di antaranya Novel dirawat sejumlah dokter dan pada Selasa (2/5/2017) terdapat 6 tindakan  pemeriksaan yang dilakukan pihak medis.

“Mulai dari membaca huruf dan angka,” papar Febri.

Febri juga menjelaskan bahwa menurut dokter ada pekembangan terkait mata sebelah kiri Novel yang memang sebelumnya lebih terluka dari mata sebelah kanan.

“Untuk mata sebelah kiri mulai nampak kornea hitam hidup tapi lambat. Dikarenakan pada mata kiri supply darah dan oksigen baru mulai ada,” jelasnya.

Namun lapisan kalsium pada mata sebelah kiri Novel mulai berkurang sebagai akibat dari penggunaan obat, oleh karenanya terdapat beberapa jenis obat yang dikurangi.

“Namun diseimbangkan dengan tambahan obat tetes mata yang lain,” jelasnya.

Selain itu, KPK juga diminta pihak dokter untuk bersabar terkait pemulihan mata sebelah kiri tersebut yang sebelumnya terluka parah.

“Juga diperhatikan keseimbangan pemberian obat untuk pemulihan dengan efek samping yang ditimbulkan dari obat itu sendiri,” ungkapnya.

Senada dengan mata kiri Novel yang menampakkan perkembangan, mata kanan Novel yang sebelumnya tidak separah mata sebelah kiri, mata sebelah kanan Novel semakin membaik dari waktu ke waktu.

“Mata kanan supply darah dan oksigen progressnya semakin membaik, dalam waktu 2 minggu diharapkan ada pertumbuhan kornea yang signifikan,” ujar Febri.

Meski begitu, KPK dan keluarga tetap berharap pihak kepolisian untuk segera membongkar siapa aktor dibalik penyerangan teror Novel Baswedan pada Selasa (11/4).

“Pihak keluarga dan tentu saja KPK berharap pelaku penyerangan dan aktor intelektual penyerangan ini dapat segera diungkap,” tegas Febri.

Adapun rincian keenam tindakan dokter yang dilakukan terhadap mata Novel Baswedan adalah sebagai berikut :

1. Analisa langsung terhadap kedua bola mata menggunakan alat periksa mata manual.
2. Memberikan cairan kimia terhadap kedua bola mata, untuk mengetahui kondisi mata dengan indikator warna.
3. Memberikan Eye Drop.
4. Pengecekan tekanan pada mata.
5. Pemasangan lensa pada mata kanan.
6. Membaca huruf dan Angka.

Sumber: arah.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s